Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

I Miss The Old Me

– Ya. Gue rindu dengan gue yang dulu. Gemes sama gue yang sekarang . Sekarang, gue yang baru naik kelas 11 SMA aja udah main ponsel terus berjam-jam. Bahkan, posisi gue saat ini adalah sedang main ponsel. Gue sadar diri, mata gue minus . Ya, gue minus 2,5 dioptri . Kanan 2,5 dan kiri juga 2,5. Fyi , pertama gue minus adalah saat gue kelas 6 SD. But , pas dulu gue malah bangga punya mata yang minus . Kenapa? Karena gue minus gara-gara terlalu sering baca buku. Gue minus gara-gara ngrangkum buku sampe tengah malam. Gue minus gara-gara gue belajar programming di windows pake laptop. Alhasil, mata gue minus 1,25 dioptri kanan kiri. Gue sebal? Engga . Gue justru bangga. "Ooh, gue anak rajin. Harry Potter jenius pake kacamata. Einstein pake kacamata. Soon, akan ada ilmuwan berkacamata bernama Fia ." Asik . Beda sama gue sekarang. Pas gue kelas delapan SMP, minus gue tambah. Ya, dari 1,25 jadi 2,5 dioptri . Gue sebel. Karena gue harus ganti lensa. Terlebih ...

Dapat Gelar 'Anak Pandai' di SMA

– Wassap!! Apa yang ada dipikiran kamu terkait " pandai "?!! Nih, gue kasih tau, langsung dari KBBI. pan·dai 1   a  cepat menangkap pelajaran dan mengerti sesuatu; pintar; cerdas:  anak itu -- , rajin , dan jujur ;  2   a mahir; cakap; terampil:  karyawan itu -- lagi cekatan ; ia -- berbahasa Inggris ;  3   v  dapat; sanggup:  anak itu sudah -- membaca ;  4   a  berilmu:  banyak orang -- di daerah ini ;-- berkorong kampung , ki  pandai menyesuaikan diri dengan adat kebiasaan dalam lingkungan kampung; Sooo, jadi gitu guys pengertian secara harfiahnyaa😂 LOL! " Gimana rasanya dibilang anak pandai ?!" SENENG LAH, GUE MALAH TERMOTIVASI. * moga - moga gue tambah pintar Ya Allah🙆 Ya. Gue anak IPS. Identik dengan hafalan, komunikasi, dan sosial. Ah, di Indonesia mah gitu, pilih-pilih🙄 Fyi, dari dulu emang gue minatnya ke IPS. Gue suka banget hafalan. Gue suka banget mempelajari kehidupan, p...

Never Get Is Never

– I often ask : " Yaa Allah, why i never get what i want?" Gue sering banget nanya begitu ke Allah. Itu adalah pertanyaan gue when i was wish, hope, and achieve for something but i get nothing. Gue sempat mengeluh. "Ya Allah, kenapa sih temen aku bisa sedangkan aku nggak bisa? Kenapa yang lain punya ini itu sedangkan aku nggak punya?" As always, gue menenangkan diri dan hati. Aku tau ini godaan syaitan. Api hanya bisa dipadamkan dengan air. SOLAT , of course!! Nah, curhatlah gue sama Allah. Ketika ambil wudhu aja gue sambil nangis-nangis. Bukan lebay, tapi gue emang merasa benar-benar nggak berdaya. Usai solat, gue tutup pintu kamar. Lalu... GUE MERENGEK KE ALLAH. Gue ngerasa harapan gue terbatas, impian gue nggak bisa tercapai. Setelah solat, barulah adem jiwa raga gue. Lalu gue merenung, gue HARUS YAKIN KE ALLAH. Yakin bahwa tiap kesulitan ada kemudahan. Dan dibalik kesusahan pasti ada kegembiraan. Hati gue yang hancur lebur, perlahan mulai tertata kembali...